Langsung ke konten utama

Review LinuxFX, distro linux bertemakan CtOS

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pada hari ini Saya akan memberikan Review LinuxFX, distro Linux dengan nuansa CtOS.



Apa itu CtOS?

Jika Kalian pernah memainkan game Watch Dogs tentu sudah tidak asing lagi dengan Sistem Operasi yang satu ini.

CtOS adalah kelemahan mendasar dari sebuah kota, karena dapat diretas melalu penggunaan rantai virus backdoor dan digunakan sebagai senjata untuk melawan kota dan masyarakatnya, dan juga melalui kerusakan pada sistem pengenalan wajah, seperti yang dinyatakan oleh Aiden Pearce. CtOS juga menyimpan informasi tentang setiap penduduk kota di pusat-pusat kontrol dan mengumpulkan informasi baru dengan bantuan pengawasan.

Berbagai server data tersebar di Chicago, yang dapat dikendalikan, bersama dengan menara CtOS, memungkinkan Aiden Pearce untuk mengakses informasi yang disimpan dan mekanisme yang dikontrolnya. Berbagai situs komunikasi ditempatkan di antara pusat-pusat, memungkinkan transfer data secara cepat ke jarak yang jauh.

Meskipun CtOS telah berkurang dan masih mengurangi tingkat kejahatan Chicago secara keseluruhan, itu tidak berarti bahwa kota ini sama terlindungnya seperti yang dikatakan Blume. CtOS terkait dengan satelit, yang berfungsi sebagai katup pengaman yang dapat mematikan seluruh sistem jika diperlukan.



Lalu, bagaimana dengan LinuxFX?

LinuxFX adalah distro Linux dengan fitur interface KDE yang intuitif dengan mengusung tampilan ala CtOS, dengan deteksi dan konfigurasi hardware otomatis, dukungan untuk codec multimedia populer, dan koleksi software yang cukup lengkap yang berguna untuk penggunaan kantor dan pemutaran media. LinuxFX saat ini mendukung cukup banyak bahasa, diantaranya Portugis, Spanyol, dan Inggris.


Penasaran? berikut tampilannya :








Tertarik? Anda bisa mendapatkannya disini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara install Arch Linux di Android menggunakan Termux

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada hari ini Saya akan membahas tentang bagaimana cara instal Arch Linux di Android menggunakan Termux. Apakah bisa? Tentu saja bisa. Mengingat Termux sendiri memiliki kemampuan untuk menjalankan Chroot Linux di Android tanpa harus meminta akses root. Kita hanya perlu mengembangkannya. Sebelumnya, apa itu Arch Linux? Arch Linux adalah salah satu distro Linux untuk komputer i686 dan x86_64 yang didesain untuk menjadi ringan dan sederhana. Pendekatan desain pengembang distro ini berfokus pada kesederhanaan, kebenaran program dan minimalisme. Arch linux juga merupakan salah satu distro yg memiliki pengguna terbanyak dan memiliki forum yg terbilang sangat aktif membahas seputar arch linux itu sendiri, Hampir semua kendala terdapat solusinya inilah nilai plus dari arch linux  Arch linux pada awalnya di khususkan untuk perangkat computer yg menggunakan chipset i686/x86-64 saja namun seiring majunya teknologi maka saat ini arch linux sudah dapat di impl...

Cara instal Desktop Environtment di Termux

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada hari ini Saya akan membahas tentang bagaimana cara instal Desktop Environtment + VNC di Termux. Apakah bisa? Tentu saja bisa. Mengingat Termux sendiri memiliki kemampuan untuk menjalankan Chroot Linux di Android tanpa harus meminta akses root. Kita hanya perlu mengembangkannya. Apa itu Desktop Environtment? Pada komputer, Desktop Environment umumnya merujuk ke Graphical User Interface yang mememperlihatkan kiasan desktop di layar komputer modern. Lingkungan desktop adalah alternatif yang paling populer sebagai pengganti CLI yang saat ini umumnya digunakan terbatas oleh para pakar komputer. Sebuah lingkungan desktop biasanya terdiri dari ikon, sistem jendela (window), bilah alat (toolbar), map (folder), latar belakang (wallpaper), dan gawit layartama (desktop widgets). Sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS X masing-masing mempunyai lingkungan desktop tersendiri. UNIX/Linux juga mempunyai pelbagai lingkungan desktop, diantaranya yang terp...

Review DracOS, distro linux khusus pentesting dari Indonesia

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada hari ini Saya akan memberikan Review DracOS, salah satu distro Linux yang dikhususkan utuk pentesting dari tanah air. Apa itu DracOS? DracOS Linux adalah sistem operasi linux yang bersifat opensource dan di bangun berdasarkan Linux From The Scratch. DracOS Linux di bawah perlindungan GNU General Public License v3.0. Distro ini merupakan salah satu varian distro linux yang dikhususkan untuk kegiatan Pentesting. Distro ini dilengkapi dengan berbagai macam alat pentest, seperti information gathering, forensics, malware analysis, mantaining access, dan reverse engineering. DracOS Linux tidak menggunakan tools-tools berbasis GUI dan hanya memilki perangkat lunak yang menggunakan CLI untuk melakukan operasinya. dracOs linux menghormati dasar-dasar ethical hacking dan lahir dari berbagai kontribusi komunitas penggiat security di Indonesia. Sistem operasi GNU/Linux yang berbasis Linux From Scratch dan berlisensi GPLv3 ini akan selalu menjadi media ...