Langsung ke konten utama

Cara instal Ubuntu di Android menggunakan Termux

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pada hari ini Saya akan membahas tentang bagaimana cara instal Ubuntu di Android menggunakan Termux. Apakah bisa? Tentu saja bisa. Mengingat Termux sendiri memiliki kemampuan untuk menjalankan Chroot Linux di Android tanpa harus meminta akses root. Kita hanya perlu mengembangkannya.


Sebelumnya, apa itu Ubuntu?

Ubuntu merupakan salah satu distro linux yg berbasiskan atau turunan dari Linux debian, dan merupakan project berbasis open source, tidak seperti operation system windows yang mengharuskan pengguna untuk membeli lisensi yang harganya terbilang cukup mahal

Ubuntu sangat banyak sekali dipakai oleh para pengembang yang sistemnya ingin sedikit aman, Ubuntu juga mudah digunakan untuk para pemula yang ingin mencobanya.

Ubuntu pada awalnya hanya tersedia pada perangkat komputer dan laptop saja, namun seiring pengembanganya ubuntu menjelma menjadi OS multi platform dimana saat ini system operation ubuntu sudah tersedia untuk perangkat mobile dan televisi


Oke, langsung saja kita ke tutorialnya.

Bahan-bahan :

  • Android
  • Aplikasi Termux
  • Koneksi internet yang stabil
  • Kapasitas memori > 800 mb


Langkah-langkah :

  • Instal dependensi yang diperlukan dengan cara mengetikkan :

apt install git wget proot
  • Lalu clone script instalasi Ubuntu dengan cara mengetikkan :
git clone https://github.com/Neo-Oli/termux-ubuntu.git
  • Kemudian, jalankan script instalasi Ubuntu dengan cara mengetikkan :
cd termux-ubuntu && chmod +x ubuntu.sh && ./ubuntu.sh
  • Lalu tunggu sampai proses instalasi selesai
  • Jika sudah, ketik :
ln -s start-ubuntu.sh /data/data/com.termux/files/usr/bin/startubuntu
  • Selesai

Kamu bisa menjalankan chroot Ubuntu dengan cara mengetikkan startubuntu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review DracOS, distro linux khusus pentesting dari Indonesia

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada hari ini Saya akan memberikan Review DracOS, salah satu distro Linux yang dikhususkan utuk pentesting dari tanah air. Apa itu DracOS? DracOS Linux adalah sistem operasi linux yang bersifat opensource dan di bangun berdasarkan Linux From The Scratch. DracOS Linux di bawah perlindungan GNU General Public License v3.0. Distro ini merupakan salah satu varian distro linux yang dikhususkan untuk kegiatan Pentesting. Distro ini dilengkapi dengan berbagai macam alat pentest, seperti information gathering, forensics, malware analysis, mantaining access, dan reverse engineering. DracOS Linux tidak menggunakan tools-tools berbasis GUI dan hanya memilki perangkat lunak yang menggunakan CLI untuk melakukan operasinya. dracOs linux menghormati dasar-dasar ethical hacking dan lahir dari berbagai kontribusi komunitas penggiat security di Indonesia. Sistem operasi GNU/Linux yang berbasis Linux From Scratch dan berlisensi GPLv3 ini akan selalu menjadi media ...

Cara instal BlackArch Linux di Android menggunakan Termux

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada hari ini Saya akan membahas tentang bagaimana cara instal BlackArch Linux di Android menggunakan Termux. Apakah bisa? Tentu saja bisa. Mengingat Termux sendiri memiliki kemampuan untuk menjalankan Chroot Linux di Android tanpa harus meminta akses root. Kita hanya perlu mengembangkannya. Sebelumnya, apa itu BlackArch Linux? Blackarch merupakan salah satu distro Linux yang dikhususkan untuk kegiatan pentest yang cukup populer. Pada saat ini terdapat hampir 2000 tools pentest yang meliputi information gathering, security tools, digital forensic, serta exploit tools, Yang dapat kita gunakan. Untuk menginstall blackarch terdapat 3 metode yang dapat digunakan, yaitu : menggunakan live cd menggunakan live usb dan menambah repo blackarch pada pacman.conf Karna metode yang akan kita gunakan adalah dengan menambahkan repo blackarch pada pacman.conf, maka hal yang harus pertama kali kita lakukan adalah menginstall chroot Arch Linux terlebih dahulu...

Cara install Arch Linux di Android menggunakan Termux

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada hari ini Saya akan membahas tentang bagaimana cara instal Arch Linux di Android menggunakan Termux. Apakah bisa? Tentu saja bisa. Mengingat Termux sendiri memiliki kemampuan untuk menjalankan Chroot Linux di Android tanpa harus meminta akses root. Kita hanya perlu mengembangkannya. Sebelumnya, apa itu Arch Linux? Arch Linux adalah salah satu distro Linux untuk komputer i686 dan x86_64 yang didesain untuk menjadi ringan dan sederhana. Pendekatan desain pengembang distro ini berfokus pada kesederhanaan, kebenaran program dan minimalisme. Arch linux juga merupakan salah satu distro yg memiliki pengguna terbanyak dan memiliki forum yg terbilang sangat aktif membahas seputar arch linux itu sendiri, Hampir semua kendala terdapat solusinya inilah nilai plus dari arch linux  Arch linux pada awalnya di khususkan untuk perangkat computer yg menggunakan chipset i686/x86-64 saja namun seiring majunya teknologi maka saat ini arch linux sudah dapat di impl...